Breaking News

https://youtu.be/baf3VlHdXto?si=XGJvc-8JiC3mj-OS

DEMI KEPENTINGAN PUBLIK: PT MSM DAN BPJN SULUT BERSAMA CARI SOLUSI TERBAIK, JAMIN AKSES LALU LINTAS, PENDIDIKAN, DAN PEREKONOMIAN WARGA TETAP LANCAR


 
MINAHASA UTARA – 8 Juni 2026 - BITUNG, SULAWESI UTARA – Demi menjamin keselamatan serta kelancaran akses vital masyarakat, PT Meares Soputan Mining (MSM) bersama Balai Pengelola Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara terus berkoordinasi dan merumuskan langkah terbaik menyusul penutupan akses jalan di sekitar area operasional perusahaan sejak akhir Mei 2026. Penutupan ini dilakukan secara resmi dan terukur, mengingat kondisi struktur jalan yang mengalami penurunan signifikan dan berisiko membahayakan pengguna jalan.
 
Kepala Hubungan Eksternal PT MSM, Hery Rumondor, menegaskan bahwa pemantauan kondisi jalan telah dilakukan secara rutin dan berkelanjutan sejak Oktober 2025, dengan laporan berkala yang telah disampaikan kepada pihak pemerintah daerah maupun instansi terkait. “Perlu kami tegaskan dengan tegas: tidak ada aktivitas penambangan sama sekali di lokasi yang mengalami penurunan jalan tersebut selama hampir satu tahun terakhir. Hal ini telah kami sampaikan secara jelas sejak Kamis, 29 Mei 2026 lalu,” ujar Hery, menepis segala asumsi yang keliru terkait penyebab kerusakan jalan.
 
Keputusan penutupan akses tersebut diambil berdasarkan hasil koordinasi mendalam antara PT MSM dan TTN bersama BPJN Sulawesi Utara, dengan prioritas utama adalah keselamatan nyawa dan keamanan berlalu lintas. Seluruh arus lalu lintas kini telah dialihkan melalui jalur sementara yang telah disiapkan dan dapat dilalui dengan aman oleh masyarakat umum.
 
Sebagai wujud tanggung jawab dan solusi jangka panjang, PT MSM telah menyelesaikan pembangunan jalan pengganti baru sepanjang 3,1 kilometer yang dibangun sepenuhnya mengacu pada standar teknis Bina Marga. Jalan tersebut bahkan telah melalui proses serah terima kepada pihak Balai Jalan Nasional. Namun, hingga saat ini jalan baru tersebut belum dapat dioperasikan karena terkendala penolakan dari sekelompok warga di sekitar lokasi.
 
“Kami terus berupaya melakukan pendekatan dan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan warga setempat, agar jalan pengganti ini segera dapat difungsikan sepenuhnya. Tujuannya tunggal: demi kepentingan publik, agar masyarakat Minahasa Utara dan Kota Bitung tidak terganggu aktivitasnya dan dapat segera memanfaatkan jalur yang lebih layak dan aman ini,” tambah Hery.
 
Sampai solusi jangka panjang terealisasi sepenuhnya, jalur pengalihan sementara yang telah disiapkan tetap berfungsi dan dapat digunakan oleh seluruh warga. Jalur ini menjadi penopang utama agar roda perekonomian masyarakat tetap berputar, akses ke pusat pendidikan tetap terjamin kelancarannya, serta seluruh kebutuhan harian warga di wilayah Minahasa Utara dan Kota Bitung dapat berjalan tanpa hambatan berarti.
 
PT MSM dan BPJN Sulawesi Utara berkomitmen penuh untuk terus bekerja sama, mencari jalan tengah terbaik, dan memastikan kepentingan serta kenyamanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah yang diambil.
 
(Noval)
 

© Copyright 2022 - GARDA BHAYANGKARA